Saturday, December 10, 2005

Matlamat dan Tujuan Poligami

APABILA seseorang itu hidup untuk ALLAH, Rasul dan berjuang di jalan-Nya, maka apa saja yang dilakukannya didunia ini matlamatnya adalah untuk mencari keridhaan ALLAH dan kasih sayang-Nya. Dia akan menggunakan dunia ini sebagai alat untuk menegakkan hukum ALLAH, termasuklah poligami. Poligami manjadi salah satu alat untuk mendekatkan dirinya pada ALLAH.
ALLAH meng-haruskan poligami karena ia ada kebaikan untuk hamba-hamba Nya dan perjuangan Islam itu sendiri. Antara tujuan poligami adalah :

1. Memperbanyak Keturunan
Sabda Rasulullah SAW:
"Bernikah-kawin-lah, berketurunanlah dan perbanyakan anak. Aku bangga dengan pengikut yang banyak di hari Qiamat."
Jadi, meramaikan isteri adalah jalan untuk membanyakkan anak. Jika kita niat berpoligami untuk ALLAH dan menggembirakan Rasulullah, kekasih ALLAH, maka pahalanya besar.

2. Membela Perawan Tua, janda dan anak yatim
Diakhir zaman jumlah wanita lebih banyak dari laki-laki. Melalui poligami nasib wanita akan lebih ter-jaga dan sekaligus menyelamatkan mereka dari terjerumus ke lembah maksiat dan menyantuni anak yatim.

3. Menyelesaikan masalah suami sewaktu istri melahirkan, sakit dan lain-lain keuzuran.

4. Manjadi Saluran wanita untuk semakin mendekatkan dirinya pada ALLAH, antara lain :

i. Peluang wanita berkorban untuk suami
Seorang isteri yang meridhai suaminya nikah lagi berarti menghadiahkan sesuatu yang sangat istimewa kepada suaminya. Itulah hadiah yang paling besar bagi seorang laki-laki.
Ia merupakan tanda kasih sayang kepada suami, karena hadiah itu menggembirakan hati suami. Bila suami gembira dan ridho, maka ALLAH juga akan suka dan ridho dengan kita.

ii. Ujian untuk wanita
Ujian poligami adalah ujian yang paling berat bagi setiap wanita. Ia menguji sejauh mana wanita itu bisa patuh dan taat kepada perintah ALLAH ataupun tidak. Ujian yang berat ini memiliki arti :

a). Pengahapusan Dosa-dosa

Setiap ujian termasuk poligami adalah bertujuan untuk menghapuskan dosa-dosa yang telah kita lakukan, sama ada dosa yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Kalau kita sabar dan ridho dengan ujian-ujian ini, maka ia akan memudahkan kita untuk berhadapan dengan kematian, azab kubur dan padang mahsyar.
Ini adalah kasih sayang ALLAH yang harus kita syukuri. Karena tujuan ALLAH menguji kita adalah untuk menghadiahkan kita syurga diakhirat nanti. Firman ALLAH SWT :
"Sesungguhnya ALLAH membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan syurga." (QS. At Taubah : 111)

b). Meninggikan Derajat di sisi-Nya.

Maksud ALLAH dengan ujian ini adalah untuk meninggikan derajat seseorang di hadapan-Nya. Kita sangat senang jika dinaikan kedudukannya, karena itu kita wajib bersyukur kalau ALLAH masih mau menguji kita.
Namun bagi wanita di akhir zaman, poligami lebih dari sekedar menghapuskan dosa-dosa yang mana setiap hari kita terlibat dengan dosa baik yang kita sengaja mapun yang tidak kita sengaja.
Ujian dalam poligami bukanlah musiman. Sekali datang sekali hilang. Ia memerlukan Mujahadah sepanjang masa. Ia merupakan tarbiyah ALLAH yang istiqamah. Yang hanya berakhir bila kita telah menghembuskan nafas yang terakhir. Oleh karena itu hanya cara inilah yang terbaik untuk menghapuskan dosa-dosa kita yang telah lalu, karena ujian ini selalu mengingatkan kita akan balasan atau azab yang akan kita terima di akhirat nanti.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home